Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
“Bagaimana mungkin tender selalu jatuh ke satu perusahaan, sementara pimpinan perusahaan itu disebut-sebut sebagai ipar dari Kepala Dinas yang mengelola anggaran? Patut diduga ada konspirasi besar,” tegasnya.
Selain itu, LPPDM meminta kejaksaan turut memeriksa para kepala sekolah SD dan SMP sebagai pihak penerima manfaat program.
“Mereka perlu diperiksa untuk memastikan apakah buku benar-benar sampai ke siswa atau hanya sebatas administrasi,” tambah Marsel.
Kadis PPO Bantah, Direktur Perusahaan Beri Klarifikasi
Menanggapi tudingan tersebut, Kepala Dinas PPO Manggarai Timur, Winsensius Tala, membantah secara singkat dan menyatakan bahwa informasi yang beredar tidak benar.
Sementara itu, Direktur CV. Berlian Mitra Sarana, Wahyudin, juga membantah tuduhan tersebut. Ia mengaku tidak memahami dasar tudingan yang dialamatkan kepadanya.
“Saya bingung menanggapi sesuatu yang tidak pernah saya lakukan. Kalau benar ada laporan resmi, saya minta nomor laporannya,” ujarnya.
Ia juga membantah adanya hubungan keluarga dengan Kepala Dinas PPO.
“Pak Kadis PPO itu orang asli Elar, Manggarai Timur, sementara saya dari Bandung. Silakan cek silsilah keluarga, pasti tidak ada hubungan,” tegasnya.
Kejari Ruteng: Ada Perbedaan Data
Menanggapi laporan tersebut, pihak Kejari Ruteng menyatakan telah melakukan langkah awal berupa klarifikasi dan pengumpulan dokumen.





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

