Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Menurutnya, pola permintaan global cenderung menyesuaikan ketika terjadi krisis, sehingga dampaknya bisa dikelola dengan strategi fiskal dan perdagangan yang tepat.
Presiden Prabowo Percepat Negosiasi Dagang
Airlangga juga mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian khusus terhadap kondisi stok dan ketersediaan pangan nasional di tengah konflik Timur Tengah.
Dalam rapat di Hambalang, Presiden disebut mengecek langsung kondisi cadangan pangan yang dinilai masih aman. Prabowo juga meminta percepatan negosiasi perdagangan dengan Amerika Serikat, termasuk terkait pembelian minyak dan investasi Indonesia di luar negeri.
“Beliau memberi catatan untuk mempercepat negosiasi Indonesia dengan Amerika. Ada yang terkait pembelian minyak dan investasi Indonesia di luar negeri,” kata Airlangga.
Fundamental Ekonomi Indonesia Dinilai Kuat
Meski dihadapkan pada tekanan geopolitik global, Airlangga menegaskan bahwa perekonomian Indonesia berada dalam posisi relatif aman. Ia merujuk pada sejumlah indikator makroekonomi, seperti konsumsi domestik yang mencapai 54 persen, rasio utang di bawah 30 persen, serta cadangan devisa sebesar 154,6 miliar dolar AS.
Selain itu, rasio perdagangan luar negeri Indonesia tercatat sekitar 42 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), menunjukkan ketahanan ekonomi domestik yang cukup kuat menghadapi gejolak eksternal.




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

