Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Kupang, RakyatNTT.ID – Tim Liga 2, Adyaksa Farmels FC, melirik Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), sebagai home base untuk musim kompetisi 2026-2027. Tingginya antusiasme dan fanatisme penonton di NTT menjadi daya tarik utama bagi klub tersebut.
Pemilik Adyaksa Farmels FC, Eko Setyawan, mengungkapkan bahwa pihaknya melihat potensi besar sepakbola di NTT, khususnya dari sisi dukungan suporter.
“Kami melihat potensi besar di NTT. Karena itu kami ingin home base tim kami nanti di Kota Kupang atau daerah lain di NTT,” ujar Eko.
Ia menambahkan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Ketua PSSI NTT Chris Mboeik dan Wakil Ketua PSSI NTT Ridwan Sudjana Angsar. Menurutnya, peluang menjadikan NTT sebagai kandang tim sangat terbuka.
“Tidak lama lagi kami sudah home base di NTT,” tegas Eko yang juga menjabat sebagai anggota Exco PSSI.
Dukungan juga datang dari Wakil Ketua PSSI, Zainudin Amali. Ia menyebut sejumlah tim Liga 2 tertarik menjadikan NTT sebagai home base karena atmosfer pertandingan yang dinilai berbeda dibanding daerah lain di Indonesia.
“Saya sudah berkoordinasi dengan Gubernur NTT Pak Melki terkait keinginan beberapa tim menjadikan NTT sebagai home base. Pak Gubernur sangat mendukung dan menunggu kesempatan itu,” ungkap mantan Menteri Pemuda dan Olahraga RI tersebut.
Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, turut menegaskan bahwa sudah saatnya NTT memiliki tim yang berlaga di Liga 2 bahkan Liga 1. Ia menilai dukungan penonton di NTT bisa menjadi kekuatan finansial bagi klub.
“Sudah saatnya sepakbola NTT lebih maju lagi. Makanya kita dorong terus tim Liga 2 atau Liga 1 agar bisa menjadikan NTT sebagai home base,” ujar Yunus.
Sementara itu, Gubernur NTT Melki Laka Lena menyatakan kesiapan pemerintah daerah untuk mendukung penuh rencana tersebut. Ia mengaku telah berkomunikasi dengan sejumlah petinggi PSSI terkait peluang menjadikan NTT sebagai basis klub Liga 2.
“Saya sangat mendukung, dan kita memudahkan semua urusannya. Kita ingin NTT menjadi kekuatan baru sepakbola di wilayah timur Indonesia,” kata Melki.
Ia juga optimistis kehadiran klub Liga 2 di NTT akan mendorong perkembangan sepakbola lokal, termasuk membuka peluang bagi pemain muda daerah.
“Ini momentum dan kesempatan emas kita. Pemain muda kita bisa berada di klub Liga 2,” tegasnya.
Ketua PSSI NTT, Chris Mboeik, menegaskan dukungan penuh terhadap rencana Adyaksa Farmels FC. Ia menyebut langkah ini sebagai momentum penting bagi kemajuan sepakbola NTT.
“Kami sudah berdiskusi dengan Mas Eko, Pak Zainudin Amali, dan Sekjen Yunus Nusi. Mereka sangat mendukung rencana ini dan siap membantu memajukan sepakbola NTT,” ungkap Chris.
Chris juga menambahkan bahwa selain Kota Kupang, beberapa wilayah di Pulau Flores dinilai prospektif sebagai home base. Namun, Kota Kupang menjadi salah satu pilihan utama karena faktor kemudahan akses transportasi dan statusnya sebagai ibu kota provinsi.
“Kota Kupang salah satu pilihan serius, karena akses transportasi lebih mudah dan berada di pusat pemerintahan,” pungkasnya. (*/rnc)





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

