Presiden AS Donald Trump juga memberikan tenggat waktu 10–15 hari bagi Iran untuk mencapai kesepakatan terkait program nuklirnya.

Fokus Pasar: PDB dan PCE AS

Pelaku pasar kini menantikan rilis data penting AS, termasuk pembacaan awal Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal IV, data Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE), serta Indeks Manajer Pembelian (PMI) Global S&P yang dijadwalkan rilis malam ini.

Data tersebut dinilai akan menjadi petunjuk tambahan arah kebijakan moneter The Fed ke depan.

Iklan

Sentimen Positif dari Kesepakatan RI–AS

Dari dalam negeri, sentimen positif datang dari kesepakatan perdagangan resiprokal antara Indonesia dan Amerika Serikat yang diteken Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Donald Trump di Washington DC.

Dokumen bertajuk Implementation of the Agreement toward New Golden Age US–Indonesia Alliance mencakup 11 nota kesepahaman (MoU), pembentukan dewan ekonomi permanen, penurunan tarif ribuan produk, serta komitmen pembelian energi dan pesawat.

Kesepakatan ini dinilai menjadi tonggak baru hubungan ekonomi RI–AS yang berpotensi memperkuat keamanan ekonomi dan pertumbuhan jangka panjang.

Proyeksi Pergerakan Rupiah

Berdasarkan analisis tersebut, Ibrahim memperkirakan rupiah akan bergerak fluktuatif pada perdagangan selanjutnya dan berpotensi ditutup melemah di kisaran Rp16.880 hingga Rp16.910 per dolar AS.