Kupang, RakyatNTT.ID – Doktor Umbu Rudi Kabunang resmi dilantik sebagai Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Federasi Nasional Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia Pacu (Pordasi Pacu) Nusa Tenggara Timur (NTT) masa bakti 2026–2030. Pelantikan berlangsung di Kupang, Jumat (6/2/2026).

Kepercayaan yang diberikan kepada legislator Senayan dari Pulau Sandalwood (Sumba) untuk menahkodai Pordasi Pacu NTT, membawa angin segar jelang perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII 2028 NTB-NTT.

Sebagai putra Sumba, dimana kuda merupakan bagian tak terpisahkan dalam keseharian dan kebudayaan setempat, Umbu Rudi Kabunang punya mimpi besar agar NTT bisa berpartisipasi dalam cabang olahraga pacuan kuda. Anggota Komisi XIII DPR RI dari Fraksi Golkar itu optimis cabor pacuan kuda bisa jadi tumpuan prestasi. Sebab NTT memiliki modal kuat, baik dari sisi sumber daya kuda, atlet, maupun kultur masyarakat.

Iklan

“Program utama kami adalah berpartisipasi di PON,” ujar Umbu Rudi Kabunang dalam sambutannya yang dihadiri Ketua Umum Federasi Nasional Pordasi Pacu, Teddy Soediro.

Ia menyebutkan, daratan Sumba sebagai salah satu wilayah di NTT, siap menjadi pusat pengembangan pacuan kuda nasional. Selain dikenal sebagai daerah penghasil kuda, Sumba juga memiliki lintasan pacuan dan tradisi berkuda yang mengakar kuat di masyarakat.

“Khusus di daratan Sumba, kami siap mendukung penuh penyelenggaraan pacuan kuda pada ajang PON. Dari sisi budaya dan infrastruktur dasar, kami optimistis,” katanya.

Umbu Rudi Kabunang menambahkan, sesuai agenda Pengurus Pusat Federasi Nasional Pordasi Pacu, pada tanggal 20-30 April 2026 mendatang akan digelar Latihan Bersama sekaligus Sosialisasi regulasi pertandingan  di Sumba Barat menuju PON XXII tahun 2028. Juga pada pada 8-9 Agustus 2026 mendatang akan digelar Kejuaraan Nasional Pacuan Kuda Non Pelana yang akan digelar di Waikabubak, Sumba Barat.

Bentuk Kepengurusan Tingkat Kabupaten se-NTT

Terkait dengan struktur organisasi, Umbu Rudi menyebut Pordasi Pacu NTT akan segera membentuk dan melantik pengurus Pordasi Pacu Kabupaten di Sumba Barat Daya, Sumba Barat, Sumba Timur dan Sumba Tengah serta seluruh Kabupaten di daratan Timor, Flores dan Kabupaten Kepulauan.

”Dalam tempo empat bulan ke depan Kepengurusan Pordasi Pacu tingkat Kabupaten seluruh NTT akan kita konsolidasikan untuk persiapan Program Kerja menyambut PON 2028. Kami siap menjalankan seluruh program kerja secara terkoordinasi dengan pengurus pusat serta pengurus cabang di kabupaten dan kota. Sinergi ini diharapkan dapat mempercepat pembinaan atlet dan peningkatan prestasi,” katanya.

Dukungan Pordasi Pacu Pusat

Sementara itu, Ketua Umum Federasi Nasional Pordasi Pacu, Teddy Soediro menyebut NTT sebagai salah satu provinsi yang memiliki potensi besar dalam pengembangan olahraga berkuda nasional. Pasalnya, NTT dikenal sebagai daerah penghasil kuda dengan kualitas yang kompetitif.

“NTT adalah provinsi kelima yang melantik pengurus Pordasi Pacu. Daerah ini memiliki populasi kuda yang besar dan tradisi berkuda yang kuat. Ini modal penting untuk pembinaan atlet pacuan kuda ke depan,” kata Teddy.

Ia menegaskan, Pordasi Pacu Pusat berkomitmen mendukung pengembangan atlet pacuan kuda di daerah, termasuk NTT, agar mampu berprestasi di tingkat nasional dan internasional.

Bersaing di Level Nasional

Sementara itu, Sekretaris KONI NTT Lambertus Ara Tukan berharap kepengurusan yang baru dilantik mampu membawa dampak nyata bagi prestasi olahraga daerah, khususnya cabang berkuda.

“Kami berharap pengurus Pordasi Pacu NTT periode 2026–2030 bekerja secara profesional dan berorientasi pada prestasi. Targetnya jelas, NTT harus mampu bersaing di level nasional,” ujarnya.

Lambertus juga menyampaikan apresiasi kepada Pengurus Pusat Pordasi Pacu atas dukungan terhadap pengembangan olahraga berkuda di NTT. Ia menilai kolaborasi lintas organisasi menjadi kunci jika NTT ingin berperan sebagai tuan rumah yang baik pada PON XXII 2028. (rnc)