Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Kupang, RakyatNTT.ID – Komisi I DPRD Kota Kupang melontarkan kritik tajam terhadap Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) terkait ketimpangan alokasi anggaran yang dinilai belum berpihak pada kebutuhan kelurahan.
Hal tersebut ditegaskan Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Kupang, Deddy Patiwua, Rabu (11/2/2026), menyusul hasil kunjungan kerja yang menemukan berbagai persoalan serius di tingkat kelurahan.
Fasilitas Kelurahan Memprihatinkan
Dedy mengungkapkan, hampir seluruh kantor kelurahan mengalami keterbatasan fasilitas yang cukup ekstrem. Mulai dari infrastruktur bangunan yang rusak hingga ketiadaan peralatan dasar seperti printer, jaringan Wi-Fi, hingga lemari arsip.
Kondisi ini dinilai menghambat pelayanan publik karena para lurah dan staf bekerja dalam keterbatasan.
“Lebih memprihatinkan lagi, keterbatasan aset seperti printer memaksa staf kelurahan harus mencari tempat pencetakan dokumen di luar kantor hanya untuk menyelesaikan urusan surat-menyurat masyarakat,” ungkap Dedy.
Legislator asal PAN tersebut mengaku prihatin karena kelurahan sebagai ujung tombak pelayanan publik justru terkesan dianaktirikan. Situasi menjadi semakin krusial saat musim penghujan, ketika kondisi gedung yang tidak layak mengganggu kenyamanan masyarakat yang datang mengurus administrasi.




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

