Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Kupang, RakyatNTT.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kupang melontarkan pernyataan keras kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang terkait kondisi jalan rusak yang dinilai semakin memprihatinkan, terutama di wilayah pinggiran kelurahan.
Sejumlah ruas jalan utama dilaporkan mengalami kerusakan parah. Selain faktor cuaca dan tingginya intensitas hujan, buruknya sistem drainase yang tidak memadai disebut menjadi penyebab utama cepatnya kerusakan aspal di berbagai titik.
Hal tersebut disampaikan Legislator PAN, Dicky Tallo, saat memberikan keterangan kepada media di ruang Fraksi PAN DPRD Kota Kupang baru-baru ini.
Warga Terpaksa Urunan Perbaiki Jalan
Anggota Komisi III DPRD Kota Kupang itu menjelaskan, lambannya respons pemerintah terhadap kerusakan infrastruktur memicu aksi swadaya masyarakat.
Di Kecamatan Alak, tepatnya di jalur menuju kantor camat, warga berinisiatif melakukan urunan untuk menimbun jalan berlubang menggunakan tanah putih.
“Kondisi ini menjadi tamparan bagi pemerintah agar lebih peka terhadap fasilitas publik,” ujar Dicky.
Situasi serupa terjadi di RT 18 Penkase-Oeleta, tepat di depan Gereja Soar. Warga setempat memilih melakukan pengecoran jalan secara mandiri karena tidak adanya tindakan nyata dari pemerintah.
Jalur Vital Ekonomi Harus jadi Prioritas
Sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Alak, Dicky menegaskan bahwa jalur-jalur tersebut merupakan urat nadi perekonomian Kota Kupang.





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

