Oelamasi, RakyatNTT.ID – Bupati Kupang Yosef Lede menerima audiensi LSM CIS Timor bersama lembaga pendukungnya, Margareth A. Cargill Philanthropy (MACP) dan Catholic Relief Services (CRS), di Ruang Rapat Bupati Kupang, Kantor Bupati Kupang, Oelamasi, Senin (9/2/2026).

Audiensi ini digelar dalam rangka memperkuat kerja sama pengurangan risiko bencana di Kabupaten Kupang.

Dalam sambutannya, Yosef Lede menegaskan bahwa penyelenggaraan penanggulangan bencana tidak hanya menjadi tugas dan fungsi pemerintah, tetapi juga merupakan panggilan kemanusiaan yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Iklan

Ia menyebutkan, Kabupaten Kupang merupakan wilayah dengan tingkat kerawanan bencana yang cukup tinggi, sehingga upaya pengurangan risiko bencana, penanggulangan darurat, hingga rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana harus dilakukan secara terstruktur dan berkelanjutan.

“Keterlibatan semua pihak sangat diharapkan untuk melakukan upaya pengurangan risiko bencana, penanggulangan bencana, serta rehabilitasi dan rekonstruksi korban bencana secara struktural dan kelembagaan,” ujar Yosef Lede.

Yosef Lede juga mengapresiasi peran CIS Timor yang didukung CRS dan MACP dalam melaksanakan berbagai program pengurangan risiko bencana di Kabupaten Kupang. Pemerintah daerah, kata dia, mendukung penuh pelaksanaan program tersebut.

“Kami berterima kasih karena telah memilih Kabupaten Kupang sebagai wilayah sasaran kegiatan. Kami berharap program ini dapat diaplikasikan di seluruh desa dan kelurahan yang ada di Kabupaten Kupang,” jelasnya.

Lebih lanjut, Yosef Lede menegaskan bahwa kebencanaan merupakan tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, kerja kolaboratif dan koordinasi antara pemerintah, masyarakat, dan LSM harus terus diperkuat.

“Strategi pengurangan risiko bencana berbasis komunitas, masyarakat, dan desa harus terus digalakkan agar dapat berkontribusi maksimal dalam menekan risiko bencana di Kabupaten Kupang,” tambahnya.

Sementara itu, Program Officer MACP, Alicia Fairfield, menyampaikan bahwa kunjungan pihaknya bertujuan memastikan program penanggulangan bencana yang dijalankan CIS Timor di Kabupaten Kupang dapat terlaksana secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ia berharap pertemuan dengan Bupati Kupang dan jajaran pemerintah daerah dapat menghasilkan berbagai rekomendasi strategis untuk meningkatkan ketahanan komunitas terhadap bencana.

“Kami berharap dapat memahami langsung dari pemerintah daerah apa yang benar-benar dibutuhkan masyarakat, serta rekomendasi agar komunitas tetap aman dan memiliki kapasitas untuk bertahan di masa depan,” ujar Alicia Fairfield.

Audiensi tersebut turut dihadiri Asisten I Sekda Kabupaten Kupang Guntur Subu Taopan, Camat Fatuleu Barat Ayub Manafe, Ketua FPRB Kabupaten Kupang Elvrid Saneh, serta sejumlah perwakilan lembaga internasional, antara lain Program Officer MACP Jessica Goddard, CRS Regional Director Asia Michelle Ryan, CRS Technical Advisor III Karimi Gitonga, Country Manager CRS Timor Leste dan Indonesia Yane Tamonob, dan Program Manager I CRS Timor Leste Andy Turner. (*/rnc)