Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Atambua, RakyatNTT.ID – Bupati Belu, Willybrodus Lay, SH, menegaskan pentingnya tanggung jawab bersama dalam penanganan persoalan sampah, penataan Program Nasional Makan Bergizi Gratis (MBG), penguatan ekonomi masyarakat, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.
Penegasan tersebut disampaikan Bupati Willy Lay saat memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi para Camat se-Kabupaten Belu yang digelar di Lantai 1 Kantor Bupati Belu, Jumat (6/2/2026).
Penanganan Sampah Harus Berbasis Sistem
Dalam arahannya, Bupati Willy Lay menekankan bahwa camat, kepala desa, lurah, dan pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) bukanlah petugas pengangkut sampah, melainkan pengambil kebijakan yang bertanggung jawab menata sistem pengelolaan sampah.
“Kita bukan petugas campak yang tiap hari mengorek sampah. Tugas kita adalah membuat aturan yang tegas dan menuntaskan persoalan sampah dari desa, sekolah, kelurahan, hingga masyarakat,” tegasnya.
Ia menegaskan, penanganan sampah harus dimulai dari kesadaran individu, dilanjutkan dengan edukasi sejak dini di lingkungan sekolah.
Edukasi Sampah Masuk Sekolah dan Desa
Dalam waktu satu bulan ke depan, Bupati Willy Lay meminta pembentukan tim bersama Dinas PPO dan Asisten II untuk turun langsung ke seluruh sekolah guna memberikan edukasi pengelolaan sampah kepada para siswa.




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

