Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Kupang, RakyatNTT.ID – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Melki Laka Lena, menghadiri kegiatan Gebyar Prolanis yang dirangkaikan dengan penandatanganan komitmen bersama antara BPJS Kesehatan Wilayah Bali Nusra dan UPTD Laboratorium Kesehatan Provinsi NTT, Sabtu (31/1/2026) pagi.
Kegiatan yang berlangsung di Halaman Parkiran Rumah Jabatan Gubernur NTT tersebut menjadi momentum strategis dalam memperkuat layanan kesehatan berbasis promotif dan preventif bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur.
Dalam sambutannya, Gubernur Melki menegaskan bahwa Gebyar Prolanis merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah dalam mendorong masyarakat agar lebih peduli terhadap kesehatan diri dan keluarga melalui pemanfaatan layanan skrining secara optimal.
“Kegiatan hari ini adalah rangkaian dari penguatan layanan promotif dan preventif, sekaligus bentuk komitmen bersama untuk mendorong masyarakat lebih sadar pentingnya skrining kesehatan. Kolaborasi antara BPJS Kesehatan, UPTD Laboratorium Kesehatan Provinsi NTT, dan para mitra merupakan wujud nyata menghadirkan layanan kesehatan yang terpadu, berkualitas, dan berkelanjutan,” ujar Gubernur Melki.
Gubernur juga menekankan pentingnya Skrining Riwayat Kesehatan sebagai langkah deteksi dini terhadap penyakit kronis. Skrining ini dapat dilakukan melalui aplikasi Mobile JKN maupun Web Skrining BPJS Kesehatan.
“Jika hasil skrining menunjukkan risiko, maka dapat dilakukan pemeriksaan lanjutan di laboratorium. Dengan demikian, penyakit dapat dicegah agar tidak berkembang menjadi lebih parah,” jelasnya.
Menurut Gubernur Melki, melalui skrining riwayat kesehatan, peserta JKN dapat mengetahui risiko berbagai penyakit kronis seperti diabetes melitus, hipertensi, gangguan fungsi ginjal, kolesterol, serta kondisi kesehatan lain yang sering kali berkembang tanpa gejala.
Ia menambahkan, pelaksanaan skrining ini merupakan bagian dari optimalisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui sinergi dengan BPJS Kesehatan, sehingga pelayanan kesehatan dapat berlangsung secara terstandar, terjamin pembiayaannya, dan mudah diakses oleh seluruh masyarakat NTT.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur Melki juga mengimbau masyarakat Nusa Tenggara Timur untuk:
- Melakukan skrining kesehatan secara rutin guna mendeteksi risiko penyakit sejak dini;
- Memastikan kepesertaan JKN selalu dalam kondisi aktif;
- Melakukan pemeriksaan kesehatan rutin setiap bulan di FKTP terdaftar; dan
- Menerapkan pola hidup sehat melalui olahraga teratur serta konsumsi makanan bergizi dan seimbang.
“Kesehatan adalah modal utama untuk mewujudkan manusia yang produktif, profesional, dan berdaya saing, termasuk ASN, pensiunan, dan seluruh masyarakat NTT. Upaya menjaga kesehatan tidak cukup dilakukan saat sakit, tetapi harus dimulai sejak dini melalui pencegahan dan deteksi dini,” tutup Gubernur Melki. (*/rnc)





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

