“Untuk ibu hamil, ibu menyusui, anak balita, juga normal,” tegas Dadan.

Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga intervensi gizi, khususnya untuk pencegahan stunting serta menjaga kesehatan ibu dan anak selama bulan Ramadan.

Penyesuaian MBG di Sekolah Selama Puasa

Sementara itu, untuk penerima manfaat di sekolah, BGN melakukan penyesuaian teknis sesuai kondisi wilayah. Di daerah yang mayoritas siswanya menjalankan ibadah puasa, makanan tetap dikirim ke sekolah, namun disiapkan dalam bentuk menu tahan lama.

Iklan

Makanan tersebut dapat dibawa pulang oleh siswa untuk dikonsumsi saat berbuka puasa bersama keluarga.

Sebaliknya, di wilayah dengan mayoritas penduduk tidak berpuasa, layanan MBG tetap berjalan seperti biasa dengan jadwal konsumsi pada siang hari.

Skema Khusus MBG di Pesantren

Khusus di lingkungan pesantren, BGN akan menggeser waktu konsumsi makanan sepenuhnya ke waktu berbuka puasa. Hal ini dimungkinkan karena dapur layanan gizi umumnya berada di dalam atau dekat kawasan tempat tinggal para santri.

Dengan skema ini, distribusi makanan dapat dilakukan secara efisien tanpa mengganggu aktivitas ibadah dan belajar santri selama Ramadan.

Fokus Jaga Kualitas Gizi dan Sasaran Program

BGN menegaskan bahwa seluruh teknis pelaksanaan masih terus dimatangkan. Fokus utama pemerintah adalah memastikan penyesuaian jadwal selama Ramadan tidak mengurangi kualitas gizi makanan maupun ketepatan sasaran penerima manfaat.