“Sinergitas ini adalah jawaban atas kebutuhan peneliti kita akan referensi kelas dunia. Dengan ScienceDirect, hambatan akses terhadap literatur ilmiah internasional kini dapat diatasi secara kolektif dan efisien,” ujar Prof. Jefri Bale di sela-sela acara.

Ruang lingkup PKS mencakup empat poin utama, yakni koordinasi administratif pelaksanaan langganan, fasilitasi komunikasi teknis layanan, dukungan teknis aktivasi akses, serta penyampaian informasi dan optimalisasi pemanfaatan layanan ScienceDirect secara berkelanjutan bagi seluruh anggota konsorsium.

Ketua Forum Rektor Indonesia (FRI), Prof. Ir. A. Harits Nu’man, M.T., Ph.D., yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, mengapresiasi langkah kolektif KPTN-KTI sebagai wujud kekuatan sinergi perguruan tinggi di wilayah timur Indonesia. Menurutnya, kolaborasi ini akan mendorong percepatan hilirisasi riset serta meningkatkan daya saing akademisi Indonesia di tingkat global.

Iklan

Dengan kemudahan akses terhadap ribuan jurnal ilmiah bereputasi internasional, Undana optimistis dapat meningkatkan produktivitas publikasi ilmiah internasional serta memperkuat posisi universitas dalam peta riset global.

Inisiatif ini juga sejalan dengan komitmen Undana dalam membangun ekosistem akademik yang unggul dan inklusif, guna mewujudkan visi sebagai pusat keunggulan pendidikan tinggi di wilayah Nusa Tenggara Timur dan sekitarnya. (*/rnc)