Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Sentimen terhadap dolar AS juga tertekan oleh pernyataan Trump yang mengisyaratkan akan segera menunjuk Ketua Federal Reserve (The Fed) baru pengganti Jerome Powell. Trump bahkan menyebut suku bunga akan turun di bawah kepemimpinan baru bank sentral AS, memicu kekhawatiran pasar terhadap independensi The Fed.
“Perselisihan Trump dengan The Fed turut memberi dukungan terhadap harga emas, karena investor khawatir tekanan politik dapat memengaruhi kebijakan moneter,” kata Ibrahim.
Dari sisi geopolitik, ketegangan AS–Iran kembali meningkat setelah laporan kedatangan kapal induk Angkatan Laut AS USS Abraham Lincoln beserta kapal pengawalnya di kawasan Timur Tengah. Langkah tersebut memicu kekhawatiran akan potensi eskalasi konflik, menyusul peringatan Iran terkait kemungkinan aksi balasan jika AS melakukan tindakan militer.
Fokus utama pasar selanjutnya tertuju pada keputusan suku bunga Federal Reserve yang akan diumumkan pada Kamis dini hari pukul 02.00 WIB. Pelaku pasar secara luas memperkirakan The Fed akan menahan suku bunga acuan di kisaran 3,50–3,75 persen pada pertemuan Januari ini.
Perhatian kemudian beralih ke konferensi pers Ketua The Fed Jerome Powell pada pukul 02.30 WIB, yang dinilai krusial untuk memberikan petunjuk arah kebijakan moneter ke depan. Saat ini, pasar memperkirakan adanya dua kali pemangkasan suku bunga hingga akhir 2026.




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

