Karena ada pemulihan dan penyelamatan dari Tuhan, kata Pdt. Markus, dia pun berharap agar anggota Kerukunan Keluarga Sa’dan Balusu juga memulihan hubungannya dengan Tuhan. “Supaya kenapa, supaya membawa kedamaian yang tentunya didasarkan pada iman yang kuat. Membangun relasi yang baik dengan Tuhan secara terus menerus, supaya kehidupan manusia menjadi berkat bagi Tuhan dan juga orang lain. Berdamailah dengan Tuhan dan orang lain sebagai sebuah keluarga. Saling bantu, saling tolong menolong, saling mendukung, supaya kerukunan ini memberikan kemuliaan bagi nama Tuhan, sebab kelahiran-Nya telah mempersatukan dan menyelamatkan semua orang,” imbuh Pdt. Markus mengakhiri khotbahnya.

Sementara Carly Kleden, ketua panitia (ketupat) Ibadah Syukur Natal & Tahun Baru Kerukunan Keluarga Sa’dan Balusu (KKSB) Kota Kupang, dalam laporannya menyampaikan ungkapan terima kasihnya kepada semua panitia yang telah berupaya menyukseskan acara tersebut. “Dan, terima kasih kepada tamu undangan yang telah memenuhi undangan kami,” tandasnya.

Hal senada disampaikan Boni Marasin, Ketua KKSB Kota Kupang. Dalam sambutannya, Pong Rio, sapaan karibnya, menandaskan, suksesnya perayaan Ibadah Syukur Natal & Tahun Baru Kerukunan Keluarga Sa’dan Balusu (KKSB), karena semua anggota memberi peran. “Terima kasih atas kerjasama yang baik dari para anggota KKSB, yang telah menyukseskan acara ini. Mohon maaf bila ada hal-hal yang kurang berkenan. Dan, terima kasih kepada semua keluarga besar Toraja yang telah meluangkan waktu menghadiri ibadah syukur KKSB,” ujarnya.

Iklan