oleh: Robert Kadang

Harta yang paling berharga, adalah keluarga. Sepakat ya..! Karena itu, berbahagialah kita yang memiliki keluarga, kendati kita beda warna kulit dan model rambut, tetapi kita dipersatukan dalam sebuah keluarga. Hal itu disampaikan Pdt. Markus Y. Leunupun, M.Th., dalam Ibadah Syukur Natal & Tahun Baru Kerukunan Keluarga Sa’dan Balusu (KKSB) Kota Kupang, Minggu (11/1/2026). Perayaan ibadah syukur tersebut dihelat di Gereja Toraja Jemaat Kupang.

Mengulas khotbahnya yang diambil dari Lukas 2:1-7, pendeta asal Maluku itu mengatakan, kita yang berasal dari latar belakang berbeda beda, menghadapi berbagai tantangan hidup. “Termasuk warga KKSB yang hidup di tanah rantau. Tapi, kehadiran Yesus dalam masing-masing keluarga seperti tema yang diangkat PGI dan KWI, memberi kekuatan dan harapan untuk mengatasinya,” ujar Pdt. Markus.

Iklan

Tema Natal tersebut, kata dia, punya alasan mendasar. Pasalnya, ada begitu banyak masalah yang membelit keluarga-keluarga Kristen saat ini. Misalnya saja, sebut Pdt. Markus, mencuatnya kasus-kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). “Tapi yakinlah, kelahiran Yesus adalah untuk membebaskan setiap insan yang berdosa, supaya manusia tidakk lagi berkubang dalam dosa,” tandasnya.