Menyikapi kondisi tersebut, Stanislaus mengimbau masyarakat di sekitar Gunung Ile Lewotolok, termasuk pengunjung, pendaki, dan wisatawan, agar tidak memasuki dan tidak melakukan aktivitas dalam radius 2 kilometer dari pusat aktivitas gunung. Masyarakat juga diminta menjauhi wilayah sektoral selatan–tenggara dan barat sejauh 2,5 kilometer dari pusat aktivitas.

Selain itu, warga diimbau untuk mewaspadai potensi bahaya berupa guguran atau longsoran lava serta awan panas, terutama pada sektor selatan, tenggara, barat, dan timur laut gunung.

Meski demikian, masyarakat diminta tetap tenang dan tidak panik apabila mendengar suara gemuruh atau dentuman dari kawah. “Suara tersebut merupakan ciri aktivitas gunung api yang sedang dalam fase erupsi,” tandas Stanislaus. (*/rnc)

Iklan