Jakarta, RakyatNTT.ID Organisasi massa Gerakan Rakyat secara resmi mendeklarasikan transformasi menjadi partai politik. Keputusan tersebut diumumkan pada hari terakhir Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Gerakan Rakyat yang digelar di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada 17–18 Januari 2026.

Sekretaris Jenderal Gerakan Rakyat, M. Ridwan, menyampaikan bahwa keputusan strategis tersebut diambil melalui mekanisme musyawarah mufakat, sebagaimana diatur dalam Pasal 24 Anggaran Dasar dan Pasal 23 Anggaran Rumah Tangga Gerakan Rakyat. Hasil sidang pleno rakernas kemudian menetapkan sejumlah poin penting.

Ridwan menjelaskan, Gerakan Rakyat meyakini bahwa tujuan utama dibentuknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia melalui sistem demokrasi yang terbuka, partisipatif, dan berkeadaban. Keyakinan tersebut diwujudkan dalam karakter Panca Dharma, yakni religius, nasionalis kerakyatan, kersa kesatria, kasih sayang, serta integritas moral sebagai landasan perjuangan organisasi.

Iklan

Menurut Ridwan, cita-cita Indonesia yang adil, makmur, dan bermartabat membutuhkan perjuangan yang terorganisir serta berkelanjutan di ranah politik. Oleh karena itu, Gerakan Rakyat memutuskan untuk melangkah lebih jauh dengan membentuk partai politik.

“Dengan perlindungan Tuhan Yang Maha Kuasa dan dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, perkumpulan Gerakan Rakyat mendirikan sebuah partai dengan nama Partai Gerakan Rakyat,” ujar Ridwan di Jakarta Pusat, Ahad (18/1/2026).

Dalam keputusan pleno tersebut, Rakernas juga menetapkan Ketua DPP Gerakan Rakyat, Sahrin Hamid, sebagai Ketua Umum Partai Gerakan Rakyat. Penetapan ini disambut persetujuan bulat dari seluruh peserta rakernas.

Sebelumnya, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Rakyat secara resmi membuka Rakernas sesi pertama di Hotel Aryaduta Menteng, Jakarta Pusat. Kegiatan ini dihadiri oleh 511 peserta yang merupakan jajaran pimpinan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dari seluruh Indonesia. Rakernas ini juga menjadi momentum pengukuhan struktur kepengurusan DPP terbaru.

Prosesi pembukaan diawali dengan pembacaan susunan pengurus DPP Gerakan Rakyat, dilanjutkan dengan pelantikan langsung oleh Ketua Umum Sahrin Hamid. Suasana acara semakin semarak dengan penampilan Tari Koba-Koba dari Funky Papua serta penyerahan cenderamata bertema hutan Papua.

Sebagai simbol kepedulian terhadap lingkungan, Funky Papua turut menyerahkan tanaman secara simbolis kepada anggota kehormatan 001 Gerakan Rakyat, Anies Baswedan, yang hadir dalam kegiatan tersebut. (*/rnc)