Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Saat ini, kepengurusan Partai Perindo telah terbentuk lengkap di 22 kabupaten/kota di NTT, dengan total 45 kursi DPRD kabupaten/kota. Namun, pada tingkat provinsi, Perindo mengalami penurunan kursi dan kini hanya memiliki satu wakil di DPRD Provinsi NTT.
“Ke depan ini akan kita benahi. Infrastruktur partai tidak menjadi masalah, yang perlu diperkuat adalah strategi politik dan basis suara,” tegasnya.
Tantangan dan Strategi Menuju 2029
Wakil Ketua II DPW Partai Perindo NTT, Yosafat Koli, memaparkan sejumlah tantangan yang dihadapi Perindo pada pemilu sebelumnya, di antaranya basis suara yang belum merata, branding partai yang belum kuat, minim figur publik dominan, serta konsolidasi digital yang belum optimal.
Menghadapi Pemilu 2029, Perindo menargetkan kalangan milenial dan generasi muda, seiring dengan transformasi kepengurusan partai yang kini didominasi anak muda dari tingkat pusat hingga daerah.
Beberapa langkah strategis yang dilakukan Perindo antara lain:
- Menyasar ceruk suara UMKM dan pekerja informal
- Masuk ke pemilih muda dengan isu ekonomi prioritas
- Mengoptimalkan media digital dan jaringan relawan
- Menciptakan figur publik Perindo yang kuat
“Target kami pada Pemilu 2029 adalah meraih 4–5 persen suara nasional agar Perindo bisa mengirim wakil ke DPR RI,” ujar Yosafat.
Perjuangan Turunkan Parliamentary Threshold
Anggota DPRD Provinsi NTT dari Partai Perindo, Paulus Lobo, menegaskan komitmen Perindo sebagai partai yang pro UMKM, inklusif, dan dekat dengan generasi muda serta kaum disabilitas.





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

