Kupang, RakyatNTT.ID Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kupang, Dance Bistolen, meminta Pemerintah Kota Kupang untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman Demam Berdarah Dengue (DBD) yang kerap muncul dan meningkat saat musim hujan.

Permintaan tersebut disampaikan Dance mengingat setiap musim penghujan, Kota Kupang hampir selalu dihadapkan pada kasus penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Kupang, pada Januari 2025 tercatat sebanyak 35 kasus DBD, dengan satu kasus kematian. Meski angka tersebut lebih rendah dibandingkan Januari 2024 yang mencapai 170 kasus, Dance menegaskan kewaspadaan tidak boleh kendur.

Iklan

“Harus ada kewaspadaan dari pemerintah dan juga masyarakat,” kata Dance Bistolen yang juga menjabat Sekretaris DPC Partai Gerindra, Senin (15/12/2025).

Menurutnya, Pemerintah Kota Kupang perlu terus melakukan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat terkait penerapan pola hidup bersih dan sehat sebagai langkah pencegahan dini terhadap DBD.

Selain itu, ia mendorong agar satuan layanan kesehatan, mulai dari RSUD S.K. Lerik hingga puskesmas-puskesmas di wilayah Kota Kupang, meningkatkan kesiapan sarana dan prasarana dalam penanganan pasien DBD.