“AD ART Partai Golkar melarang rangkap jabatan secara vertikal, sehingga Pak Melki tidak bisa sebagai Ketua Golkar NTT sekaligus sebagai Waketum di DPP,” tegasnya.

Muhammad Sarmuji meminta keluarga besar Golkar NTT untuk tidak khawatir ketika Melki Laka Lena melepaskan jabatan sebagai Ketua DPD I Golkar NTT.

“Kami hanya meminjam pikiran dan kewibawaannya. Saya berharap Ketua Golkar NTT yang nantinya terpilih dan seluruh jajaran, memimpin dengan hati untuk membesarkan partai Golkar,” pungkasnya. (rnc)

Iklan