“Mari kita bersama menurunkan angka stunting di NTT. Ini tanggung jawab kita sebagai orang tua dan sebagai bagian dari gereja. Pastikan anak-anak mendapat gizi dan layanan kesehatan yang baik,” tegasnya.

Johni menekankan pentingnya peran ayah dalam memastikan anak tumbuh sehat, cerdas, dan berdaya saing.

“Kaum Bapak GMIT harus jadi pelopor perubahan — memberi makan bergizi, mendidik dengan kasih, dan menjadi teladan dalam keluarga,” tambahnya.

Rangkaian Kegiatan Konven II Kaum Bapak GMIT

Kegiatan Konven II Kaum Bapak GMIT berlangsung selama lima hari, dari 10 hingga 14 November 2025, dengan rangkaian acara seperti ibadah Kebangunan Rohani (KKR), diskusi dan seminar pelayanan dan pawai budaya dan pertunjukan kesenian daerah NTT.

Dalam sambutannya, Ketua Panitia Konven II, Eduard Markus Lioe, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini yang menjadi wadah memperkuat manajemen pelayanan Kaum Bapak GMIT.

“Konven ini menjadi ruang sinergi agar Kaum Bapak dapat berperan aktif mendukung pembangunan gereja, masyarakat, dan bangsa,” ujarnya.

Beberapa topik penting yang dibahas dalam konven kali ini meliputi:

  • Manajemen pelayanan dan jabatan organisasi Kaum Bapa
  • Penataan bidang oikumenia dan sosial kemasyarakatan
  • Partisipasi Kaum Bapa dalam bidang politik dan pembangunan daerah

Peresmian Lapangan dan Dukungan Pemerintah

Pada akhir kegiatan, Wakil Gubernur Johni Asadoma meresmikan Lapangan Amtetus GMIT Oenali melalui penandatanganan prasasti.