Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Staf Ahli Bidang Perekonomian Pemprov NTT Linus Lusi, mewakili Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma, menyampaikan apresiasi atas hadirnya SIZE yang diinisiasi Kemenko PMK. Ia menilai kehadiran SIZE menjadi bukti komitmen pemerintah pusat dalam memperkuat sinergi lintas sektor untuk pengendalian zoonosis dan penyakit infeksi baru di seluruh Indonesia.
“Ini merupakan suatu kebanggaan karena NTT menjadi provinsi pertama di Indonesia yang melakukan aktifasi serentak aplikasi SIZE,” ujarnya.
Ia berharap seluruh sektor dan pemangku kepentingan di NTT dapat memanfaatkan SIZE sebagai alat strategis dalam pengambilan kebijakan berbasis data untuk menekan penyebaran rabies dan berbagai penyakit zoonosis lainnya. Penerapan sistem ini diharapkan memperkuat langkah menuju NTT yang maju, sehat, cerdas, sejahtera, dan berkelanjutan.
Sebagai informasi, SIZE versi 2025 ini merupakan implementasi perdana secara nasional di NTT, dan ditandai dengan aktivasi simbolis dan pelatihan penggunaan aplikasi.
Rangkaian kegiatan juga diisi dengan talkshow interaktif bertema “Peran Pemerintah, Sivitas Akademika, Masyarakat, dan Komunitas dalam Pencegahan dan Pengendalian Rabies di Provinsi NTT dan Indonesia”, yang menghadirkan narasumber dari Kemenko PMK, Kementerian Pertanian, Kementerian Kesehatan, Pemerintah Daerah NTT, Universitas Nusa Cendana, dan Palang Merah Indonesia.
