Jakarta, RakyatNTT.ID — PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia (Manulife Indonesia) resmi meluncurkan produk asuransi jiwa terbaru bernama Manulife Dynamic Smart Assurance (MDSA) di tengah tren penurunan premi produk unit-linked di industri asuransi jiwa nasional.

Produk ini merupakan asuransi jiwa yang dikaitkan dengan investasi (PAYDI) hasil kolaborasi dengan PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI), yang dirancang untuk memberikan perlindungan sekaligus peluang investasi bagi masyarakat Indonesia.

Produk PAYDI dengan Pendekatan Perlindungan dan Investasi Seimbang

Wakil Presiden Direktur dan Deputy CEO Manulife Indonesia, Novita Rumngangun, menjelaskan bahwa MDSA hadir sebagai solusi keuangan yang relevan dengan kondisi ekonomi saat ini.

Iklan

“Manulife Dynamic Smart Assurance adalah harapan baru yang membantu keluarga Indonesia melalui perpaduan antara proteksi dan perencanaan keuangan,” ujarnya dalam acara peluncuran produk di Jakarta, Senin (20/10/2025).

Menurut Novita, MDSA dirancang untuk menghadapi tantangan keuangan di tengah ketidakpastian ekonomi dan meningkatnya biaya hidup, serta membantu masyarakat menjaga keseimbangan antara perlindungan dan kebebasan finansial.

Berdasarkan Manulife Asia Care Survey 2025, sebanyak 56 persen responden di Indonesia kini lebih memprioritaskan kualitas hidup, termasuk kebebasan finansial, kesehatan, dan kemandirian, dibandingkan sekadar umur panjang.

Strategi Pemasaran Fokus pada Kebutuhan Nasabah

General Manager Agency Manulife Indonesia, William Satriadi Soetrisno, menegaskan bahwa pemasaran MDSA akan dilakukan melalui agen berlisensi yang memiliki pemahaman mendalam terhadap kebutuhan dan tujuan keuangan nasabah.

“Kami tidak sekadar mengejar peningkatan penjualan, tetapi ingin memastikan setiap solusi perlindungan dan investasi yang ditawarkan benar-benar sesuai kebutuhan nasabah,” tegas William.

Menurutnya, Manulife ingin memberikan proteksi yang lengkap dan solusi yang menyeluruh, bukan hanya mengikuti tren pasar. Hal ini sekaligus menjadi komitmen perusahaan untuk menjaga kepercayaan dan loyalitas nasabah di tengah perubahan industri.

Premi Unit-Linked Turun, Manulife Tawarkan Inovasi

Data dari Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) menunjukkan bahwa premi produk unit-linked pada semester I-2025 turun 11,7% secara tahunan (year on year) menjadi Rp32,4 triliun.

Penurunan ini disebabkan oleh perubahan preferensi nasabah terhadap produk keuangan yang lebih sederhana dan transparan. Namun, Manulife melihat tren tersebut sebagai peluang untuk berinovasi dengan produk dinamis seperti MDSA yang menawarkan fleksibilitas dan transparansi investasi.

Fleksibilitas Investasi Jadi Keunggulan MDSA

Chief Economist and Investment Specialist PT Manulife Aset Manajemen Indonesia, Katarina Setiawan, menjelaskan bahwa fleksibilitas menjadi keunggulan utama dari Manulife Dynamic Smart Assurance.

“MDSA disebut dynamic karena pilihan strategi investasinya berada di tangan nasabah. Mereka bisa menentukan sendiri apakah ingin fokus pada kelas aset tertentu atau kombinasi,” jelasnya.

Fitur ini memungkinkan nasabah untuk menyesuaikan portofolio investasi berdasarkan profil risiko, tujuan keuangan, serta kondisi ekonomi yang berubah. Dengan begitu, nasabah memiliki kendali penuh terhadap arah pertumbuhan investasinya tanpa mengorbankan perlindungan asuransi.

Manulife Tegaskan Komitmen terhadap Perlindungan Finansial Jangka Panjang

Melalui peluncuran Manulife Dynamic Smart Assurance (MDSA), Manulife Indonesia menegaskan komitmennya dalam memberikan perlindungan finansial jangka panjang yang adaptif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat modern.

Produk ini diharapkan menjadi solusi tepat bagi keluarga Indonesia yang ingin menyeimbangkan keamanan finansial, investasi, dan ketenangan pikiran di masa depan.

“Kami percaya MDSA akan membantu masyarakat mencapai tujuan keuangan mereka dengan cara yang lebih fleksibel dan berkelanjutan,” tutup Novita. (*/rnc)