So’E, RakyatNTT.ID — Bupati Timor Tengah Selatan (TTS), Eduard Markus Lioe, menghadiri acara Parade Busana Daerah Anak Usia Dini se-Kabupaten TTS yang berlangsung meriah, Senin (27/10/2025).

Kegiatan ini menampilkan berbagai busana kreatif hasil rancangan anak-anak TK dan PAUD bersama guru dan orang tua.

Acara tersebut diikuti oleh 264 siswa dari 132 lembaga PAUD formal dan non-formal yang tersebar di 32 kecamatan di Kabupaten TTS. Selain menjadi ajang unjuk kreativitas anak-anak, kegiatan ini juga berfungsi sebagai media pelestarian budaya dan promosi kesenian lokal.

Iklan

Ketua Pokja Bunda PAUD Provinsi NTT, Vera Christina Sirait Asadoma, B.S., MSc, memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kabupaten TTS dan seluruh panitia atas terselenggaranya acara yang penuh semangat ini.

“Anak-anak usia dini adalah penjaga budaya masa depan. Melalui kegiatan seperti ini, mereka belajar mencintai tradisi, menghargai keberagaman, dan menerapkan hidup sehat melalui edukasi seperti cuci tangan dan pemeriksaan gigi,” ungkap Vera Asadoma.

Tujuan Acara Parade Busana Daerah TTS

Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan rasa cinta tanah air dan kebanggaan terhadap daerah, meningkatkan kreativitas serta ekspresi diri anak usia dini dan mengintegrasikan pendidikan berbasis kearifan lokal dalam kegiatan belajar.

Dalam sambutannya, Bupati TTS Eduard Markus Lioe menyampaikan apresiasi atas antusiasme anak-anak yang memamerkan busana hasil karya mereka. Ia menegaskan pentingnya menanamkan kecintaan terhadap budaya lokal sejak dini sebagai pondasi karakter generasi muda.

“Budaya adalah identitas bangsa. Parade busana daerah ini bukan hanya ajang hiburan, tetapi juga sarana menumbuhkan kebanggaan sebagai orang TTS. Dari sinilah karakter dan cinta budaya terbentuk,” ujar Bupati Eduard Markus Lioe.

Ia juga menambahkan kegiatan ini memberi ruang bagi anak-anak untuk mengaktualisasikan jiwa seni dan kreativitas, serta menumbuhkan rasa percaya diri dalam menampilkan karya.

Kegiatan dan Penampilan Parade

Parade busana menampilkan berbagai desain pakaian adat dan modern hasil kreasi anak-anak, guru, dan orang tua. Tiap peserta menampilkan keunikan daerah masing-masing dengan gaya yang atraktif dan penuh warna.

Acara ini juga menjadi ajang pengenalan budaya lokal kepada generasi muda serta wujud nyata sinergi antara sekolah, orang tua, dan pemerintah daerah dalam mendukung pendidikan karakter berbasis budaya.

Dukungan dan Antusiasme Masyarakat

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat serta pejabat daerah. Orang tua dan guru berharap acara seperti ini dapat terus berlanjut setiap tahun untuk mendukung perkembangan kreativitas dan kecintaan terhadap budaya anak-anak TTS.

Turut hadir dalam acara ini Ketua Pokja Bunda PAUD Provinsi NTT Vera Christina Sirait Asadoma, Bupati TTS Eduard Markus Lioe, S.Ip., S.H., M.H., serta perwakilan dari Dandim 1621/TTS, Kejaksaan Negeri SoE, Pengadilan Negeri SoE, para pimpinan OPD, dan sejumlah BUMN serta BUMD Kabupaten TTS.

Parade busana daerah ini menjadi bukti bahwa pendidikan berbasis budaya dan seni dapat menjadi wadah pembentukan karakter generasi emas Timor Tengah Selatan. (rnc26)