Dony menegaskan, kasus ini bukan hanya soal beras, tetapi juga soal pelecehan martabat masyarakat.

“Bayangkan, tempat ludah dimasukkan dalam karung lalu warga dipaksa memegang untuk difoto. Ini penghinaan terhadap warga Salbait dan seluruh masyarakat TTS. Kami pastikan besok akan mendampingi warga korban untuk melapor resmi ke Polres TTS,” pungkasnya. (rnc26)