Larantuka, RakyatNTT.ID – Gunung Lewotobi Laki-Laki erupsi dahsyat pada Minggu (21/9/2025) pukul 14.47 WITA. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat tinggi kolom abu mencapai ± 2.000 meter di atas puncak atau sekitar 3.584 mdpl.

Gunung yang terletak di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur ini memiliki ketinggian 1.584 mdpl dengan koordinat -8.5389° LU dan 122.7682° BT.

Menurut petugas Pos Pengamatan Gunung Api, Emanuel Rofinus Bere, kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal bergerak ke arah barat dan barat laut.

Iklan

“Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 44,4 mm dan durasi 77 detik,” jelas Emanuel.

Saat ini, status Gunung Lewotobi Laki-Laki berada di Level IV atau Awas. PVMBG mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius 6 km, serta sektor barat daya hingga timur laut sejauh 7 km dari pusat erupsi.

Selain itu, warga diminta mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada aliran sungai yang berhulu di puncak gunung jika terjadi hujan lebat.

“Masyarakat terdampak hujan abu diimbau memakai masker atau penutup hidung dan mulut guna mencegah gangguan pernapasan akibat abu vulkanik,” tambahnya.

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki menjadi peringatan keras akan ancaman aktivitas vulkanik di kawasan Nusa Tenggara Timur yang berpotensi berdampak pada kesehatan, lingkungan, dan aktivitas sehari-hari masyarakat. (*/rnc)