“Kemitraan Pemda dan DPRD tahun ini cukup baik sehingga banyak kegiatan olahraga bisa terlaksana. Olahraga adalah hiburan sehat bagi masyarakat,” ucap Wilgo.

Hadir pula anggota DPRD TTS Habel Hotty, Agripa Bako, Askenas Afi, Jhon Karibera, dan Yermias Kabnani, serta Camat Kotolin Jacob Sapay, Kepala Desa Kotolin Agustinus Nome, tokoh agama, adat, pendidikan, dan perwakilan delapan desa.

Ajang Silaturahmi dan Pemersatu Pemuda

Ketua Panitia Kotolin Cup 2025, Yedis Kase, menekankan bahwa turnamen ini menjadi momentum pemersatu pemuda antar desa.

“Lebih dari sekadar mencari juara, turnamen ini untuk membina potensi generasi muda Kotolin agar kelak bisa mewakili daerah di ajang lebih tinggi,” jelas Yedis.

Untuk menjaga profesionalisme, pertandingan dipimpin wasit yang direkomendasikan PBVSI Kabupaten TTS. Turnamen dijadwalkan berlangsung hingga 2 Oktober 2025.

Dukungan Perindo dan Fokus 5P

Langkah Marthen Natonis yang merangkul pemuda melalui Kotolin Cup sejalan dengan fokus DPP Partai Perindo meningkatkan produktivitas masyarakat 5P: Perempuan, Pemuda, Pekerja, Penyandang Disabilitas, dan Pelaku UMKM.

Dengan dukungan ini, diharapkan Kotolin Cup bisa menjadi agenda tahunan yang membanggakan masyarakat TTS dan melahirkan atlet voli berprestasi dari Nusa Tenggara Timur. (*/rnc)