Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Kupang, RakyatNTT.ID – Wali Kota Kupang, Christian Widodo dan Wakil Wali Kota Kupang Serena Francis memimpin Kota Kupang sejak Februari 2025. Hingga Agustus 2025 atau 6 bulan setelah dilantik, tercatat 2 direktur BUMD mengundurkan diri.
Pada April 2025, Direktur Perseroan Daerah (Perseroda) Sasando Baru, Simson A. Lawa mengundurkan diri. Ia mundur karena memilih menjadi Ketua DPW Partai Perindo Provinsi NTT.
Selanjutnya, pada Agustus 2025, giliran direktur Perumda Air Minum Tirta Bening Lontar (PDAM Kota Kupang), Fredrik Maro mengundurkan diri. Ia beralasan mundur karena ingin fokus mengurus bisnis dan keluarga.
Wali Kota Hormati Keputusan Direktur Mundur
Menanggapi kondisi tersebut, Wali Kota Kupang Christian Widodo menyebut menghormati keputusan keduanya.
“Saya hormati keputusan mereka. Mereka mau meniti karir di tempat lain, masa saya tahan, kan tidak boleh juga,” jelasnya pekan lalu.
Agar pelayanan publik tidak terganggu, Pemkot Kupang langsung membentuk Panitia Seleksi (Pansel) untuk mengisi dua jabatan direktur BUMD yang kosong. “Kita sudah buat pansel, segera kita buka pendaftaran supaya bisa segera diisi,” tambah Christian.
Rencana Pengembangan Perseroda Sasando Baru
Lebih jauh, Christian Widodo menegaskan komitmennya membangun Perseroda Sasando Baru menjadi perusahaan yang lebih profesional. Perusahaan yang bergerak di bidang jasa reklame itu rencananya akan dikembangkan dengan fasilitas modern, termasuk billboard LED.
“Kita buat Sasando Baru yang pro, mungkin billboard bagus pakai LED, tapi kita butuh investor. Sesuai aturan Perseroda, Pemda cukup jadi pemegang saham 51 persen, sisanya 49 persen bisa kita ajak investor,” pungkasnya.
Langkah ini diharapkan dapat memperkuat peran BUMD dalam mendukung pelayanan publik sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di Kota Kupang. (rnc)





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

