“Seminar ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kapasitas para klinisi sebagai bagian dari dukungan terhadap upaya pencegahan dan pengendalian DBD yang berkelanjutan di Provinsi NTT,” jelas Agustin.

Adapun narasumber dalam kegiatan ini berasal dari berbagai institusi kesehatan, yaitu Prof. Dr. Jarir At Thobari dari FK-KMK UGM, dr. Catharina P.S. Keraf dan dr. Regina Maya Manubulu dari RSUD Prof. Dr. W.Z. Johannes Kupang, Ir. Erlina Salmun dari Dinkes Provinsi NTT, serta dr. Maria I. Husni dari Dinkes Kota Kupang.

Seminar ini dipandu oleh dr. Hendriette Irene Mamo, dan dihadiri oleh Kepala Dinkes NTT, Direktur RSUD Prof. Dr. W.Z. Johannes Kupang, Kepala Dinkes Kota Kupang, Tim Peneliti UGM, pengelola program DBD dari Dinkes dan puskesmas kabupaten/kota se-NTT, dokter dan tenaga kesehatan yang hadir secara luring dan daring. (*/rnc)

Iklan