Donggala, RakyatNTT.ID – Sebuah video viral berdurasi 10 detik memperlihatkan momen memilukan saat seorang warga di Kecamatan Pinembani, Kabupaten Donggala, mengendarai sepeda motor sambil membonceng jenazah seorang ASN bernama Ariel Sharon.

Jasad tersebut diikat menggunakan sarung agar tidak jatuh selama perjalanan menuruni lereng gunung melalui jalan rusak tanpa akses ambulans.

Peristiwa ini terjadi karena tidak tersedianya mobil ambulans di wilayah terpencil tersebut. Warga terpaksa membawa jenazah Ariel Sharon dari tempat tugasnya menuju rumah duka dengan motor pribadi, yang kemudian direkam dan menjadi sorotan warganet di media sosial.

Iklan

Reaksi Pemkab Donggala: Evaluasi dan Audit Fasilitas Kesehatan

Menanggapi kejadian itu, Bupati Donggala, Vera Elena Laruni, menyatakan keprihatinan dan berkomitmen untuk segera mengevaluasi akses transportasi darurat dan layanan kesehatan di wilayah pedalaman Kecamatan Pinembani.

“Kami akan mengevaluasi kondisi jalan serta fasilitas kesehatan di kawasan tersebut agar tidak ada lagi kejadian serupa,” ujar Vera kepada wartawan, Sabtu (12/7/2025).

Vera juga menginstruksikan audit menyeluruh terhadap fasilitas kesehatan di kecamatan yang terisolasi ini, serta menugaskan Kepala Dinas Kesehatan Donggala untuk memberikan dukungan kepada keluarga almarhum.

ASN Ariel Sharon Bertugas di Wilayah Terpencil

Almarhum Ariel Sharon diketahui merupakan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di bawah Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Ia menjalankan tugas di wilayah pedalaman Donggala dengan keterbatasan fasilitas, termasuk akses transportasi medis.

Warga setempat menyebut bahwa ini bukan pertama kalinya mereka menghadapi kendala layanan darurat di Pinembani. Kondisi jalan yang rusak, tidak adanya puskesmas dengan fasilitas standar, dan keterbatasan armada ambulans, menjadi hambatan besar dalam penanganan medis dan evakuasi.

Panggilan Mendesak untuk Pemerataan Layanan Kesehatan

Peristiwa ini menjadi pengingat keras bagi pemerintah daerah dan pusat untuk lebih serius dalam pemerataan akses layanan kesehatan dan transportasi darurat, terutama di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar).

Warganet yang menyaksikan video tersebut ramai-ramai menyerukan agar pemerintah lebih tanggap terhadap nasib para ASN yang bertugas di pedalaman, serta mempercepat pembangunan infrastruktur jalan dan layanan ambulans di daerah seperti Kecamatan Pinembani. (*/rnc)