Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Seba, RakyatNTT.ID – Komitmen Bupati Sabu Raijua, Krisman B. Riwu Kore, SE., MM, untuk hadir langsung di tengah masyarakat kembali dibuktikan. Dalam kegiatan penyaluran Bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Sosial Tunai (BST) Triwulan II Tahun 2025, Bupati secara simbolis menyerahkan bantuan kepada 511 KPM di Desa Menia dan 289 KPM di Kelurahan Mebba, Selasa (8/7/2025).
Kehadiran Bupati tidak hanya sebagai formalitas, tetapi sebagai bentuk pelayanan publik aktif dengan menyerap langsung aspirasi masyarakat.
“Saya tidak ingin hanya duduk di belakang meja. Saya ingin dengar langsung pergumulan masyarakat,” tegas Bupati.
Bantuan dan Aspirasi Langsung dari Masyarakat
Kegiatan yang dihadiri oleh Sekretaris Dinas Sosial P3A, Plt. Camat Sabu Barat, para kepala desa, lurah, dan pendamping PKH ini bukan hanya seremonial. Masyarakat memanfaatkan momentum ini untuk menyampaikan sejumlah kebutuhan dan harapan, seperti mekanisme pengajuan bantuan UMKM, kondisi jalan yang rusak, permintaan kawat duri dan kebutuhan fasilitas Kantor Lurah Mebba seperti kursi dan pengeras suara.
Bupati menjelaskan bahwa pengajuan bantuan harus melalui proposal resmi, sebagai bagian dari akuntabilitas. Sementara untuk perbaikan infrastruktur, dijelaskan bahwa tiga ruas jalan telah dianggarkan melalui efisiensi belanja sejak awal masa jabatan.
Program Prioritas yang akan Direalisasikan
Bupati juga memaparkan sejumlah program prioritas dalam Perubahan Anggaran Tahun 2025, antara lain:
- Bantuan pelaku UMKM
- Bantuan seragam sekolah
- Bantuan kawat duri
- Pengadaan lampu jalan
- Handtractor dan Ketinting
- Perahu 2GT dan pukat
- Coolbox dan pompa air
- Bantuan rumah layak huni
- Beasiswa pelajar dan mahasiswa
- Sumur bor untuk daerah kering
Khusus pengadaan fasilitas Kantor Lurah, seperti kursi dan pengeras suara, akan dimasukkan dalam anggaran tahun 2026 karena proses penganggaran 2025 sudah berjalan.
Komitmen Pemerintah Daerah
Bupati Krisman mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung program-program strategis pemerintah, demi kemajuan Kabupaten Sabu Raijua.
“Bantuan ini bukan hanya bentuk tanggung jawab, tapi juga bentuk kasih dan komitmen kami agar masyarakat tidak merasa sendirian dalam menghadapi tantangan hidup,” pungkasnya. (*/pkp/rnc)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan