Dan, sebagai sesama alumni SMA Negeri 1 Kupang, Dicky Toelle kembali menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Fransiscus Go yang telah memfasilitasi UMKM NTT di ajang berskala nasional itu. “Sekali lagi kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Fransiscus Go yang juga adalah ketua dan sahabat Alumni IKASMANSA KUPANG 87. Kami dari UMKM NiRa Boutique & Colection Tenun Ikat NTT, Nice Handycraft, Kaos eNTeTe berharap IKASMANSA 87 makin berkarya,” pungkasnya.

Terpisah, Frans Go kepada media ini mengatakan, setiap helai tenun NTT adalah warisan. Sebuah kekayaan intelektual yang ditenun dengan penuh cerita. “Membawa mereka untuk memasarkan produknya di Jakarta, adalah langkah awal dari sebuah mimpi besar: mensejajarkan produk kreatif NTT di kancah dunia. Kita mulai dari sini, dari pusat ekonomi bangsa, untuk menunjukkan bahwa tenun kita bukan hanya komoditas lokal, melainkan sebuah mahakarya yang siap bersaing dan diakui di pameran-pameran internasional,” kata Frans Go.

“Kehadiran teman-teman pengrajin tenun NTT di West Mall Grand Indonesia hari ini, bukan sekadar pameran. Ini adalah jembatan yang kita bangun bersama; jembatan yang menghubungkan tangan-tangan terampil dari desa-desa di NTT, langsung ke jantung ibu kota. Kami ingin membuktikan, bahwa mahakarya mereka yang lahir dari hati dan tradisi, layak berdiri sama tinggi dan sejajar dengan produk-produk kreatif terbaik di panggung nasional,” tandas Frans Go. (*)

Iklan