Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur, kini bersiap menorehkan sejarah baru sebagai pusat produksi garam nasional. Anggaran fantastis untuk Proyek K-SIGN ini yakni sebesar Rp2 triliun. Proyek strategis ini tidak hanya menghadirkan harapan baru bagi puluhan ribu warga Rote Ndao, tetapi juga diproyeksikan menjadi motor penggerak ekonomi baru di kawasan timur Indonesia.

K-SIGN dirancang menyerap sekitar 26.600 tenaga kerja langsung dan memberi efek ganda bagi lebih dari 50.000 orang, mulai dari nelayan, pedagang, hingga pelaku usaha kecil lainnya. (rnc12)