Kupang, RakyatNTT.ID – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur bergerak cepat untuk menangani dampak letusan Ile Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur.

Sejak pukul 10.30 WITA hari ini, Rabu (18/6/2025), Gubernur Melki Laka Lena memimpin rapat penanganan letusan Ile Lewotobi Laki-laki. Rapat tersebut dihadiri unsur pemerintah pusat, antara lain Menteri Sosial Saifullah Yusuf dan jajaran, BNPB, Kepala Badan Geologi ESDM, BMKG.

Turut hadir Wakil Gubernur Johni Asadoma, pimpinan OPD lingkup Pemprov NTT, Balai Jalan, PLN, Bupati Flotim dan Bupati Sikka dan Pemda se-daratan Flores juga Pemda tingkat ll lainnya se-NTT, PMI dan berbagai pihak lainnya.

Iklan

Berikut beberapa poin penting yang menjadi hasil dari rapat penanganan letusan Ile Lewotobi Laki-laki.

Pertama; Pemda tingkat II khususnya Pemda Flotim dan semua jajaran memastikan warga masyarakat tidak berada di radius yang dilarang. Semua warga berada di lokasi pengungsian dan dipenuhi kebutuhan dasarnya

Kedua; Pemprov NTT dipimpin oleh Asisten 3/Plt Kepala BPBD NTT memimpin tim penanganan letusan Ile Lewotobi Laki-laki berkoordinasi dgn Kementerian dan Lembaga dari pusat, Pemda Flotim dan Sikka serta para pihak yang membantu korban.

Ketiga; Pemerintah pusat melalui Mensos dan jajaran segera mengirim dan distribusikan bantuan yang diperlukan oleh korban seperti masker, makanan dan berbagai kebutuhan lainnya dibantu oleh pemda tingkat Flotim – Sikka dan para pihak lainnya.

Keempat; Instansi vertikal pusat di daerah bersama dgn dinas terkait pastikan dukungan pelayanan publik berjalan terutama sektor kesehatan, jalan, air dan listrik

Kelima; Petugas kesehatan secara rutin mengecek kondisi kesehatan warga masyarakat khususnya pengungsi di semua daerah terdampak debu vulkanik

Keenam; Masyarakat terus diinfokan berbagai perkembangan penanganan bencana dan bagaimana antisipasi berbagai hal dan mencegah merebaknya hoax.

Ketujuh; Semua pihak yang menangani bencana bersama TNI Polri dan unsur masyarakat lainnya sampai level bawah lebih bersiaga dan sinergi antisipasi berbagai hal ke depan. Masing masing sesuai tingkatan membuat forum bersama untuk memudahkan koordinasi penanganan bencana letusan gunung Lewotobi Laki-laki.

“Kita semua berdoa kepada Tuhan agar kita semua khususnya pada pengungsi dan semua warga yang terdampak diberi kekuatan dan kemampuan melewati masa masa sulit ini dengan baik,” ungkap Melki Laka Lena kepada awak media. (rnc)