Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Pengalihan empat pulau ini tidak hanya dianggap sebagai pelanggaran administratif, tetapi juga dinilai sebagai langkah yang berisiko memantik konflik horisontal antarprovinsi. Terlebih, wilayah-wilayah ini memiliki nilai strategis dan historis bagi rakyat Aceh.
“SBY dan JK dulu bersusah payah mendamaikan Aceh. Masa sekarang malah dirusak oleh generasi hari ini?” pungkas Jhon dengan nada kecewa.
Situasi ini memunculkan kekhawatiran akan goyahnya fondasi perdamaian yang sudah hampir dua dekade dibangun pascakonflik. Masyarakat Aceh berharap pemerintah pusat segera meninjau kembali keputusan tersebut dan mengedepankan prinsip keadilan serta kedaulatan daerah. (*/rnc)



WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan