Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Joki yang diperkirakan berusia 10–15 tahun itu langsung mendapat pertolongan medis di lokasi. Para ibu yang menyaksikan insiden itu pun tampak cemas. “Semoga anaknya tidak apa-apa,” ujar seorang warga.
Hadiah untuk Para Juara Joki Cilik
Pacuan kuda ini menggunakan joki anak-anak usia 9–15 tahun, karena bobot ringan mereka dinilai menguntungkan kuda dalam berlari. Beberapa joki bahkan berasal dari luar daerah, seperti NTB, dengan berat badan hanya 16 kg.
Meski insiden terjadi, perlombaan terus berlanjut. Para joki cilik yang menang mendapat hadiah uang tunai, door prize berupa kaos dan botol minuman dari panitia, bahkan langsung dari tangan Bupati Nagekeo.
“Ini bentuk apresiasi dari kami,” ujar Bupati Donatus sambil menyerahkan hadiah kepada salah satu pemenang cilik.
Minimnya Perlengkapan Keamanan
Ironisnya, dari pantauan di lapangan, sebagian joki justru tampak tidak menggunakan perlengkapan keselamatan yang sesuai. Beberapa terlihat hanya mengenakan sandal jepit saat berlaga di atas kuda. Helm, sepatu boot, hingga pakaian berkuda standar tak terlihat digunakan. (rnc15)




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan