“Saya minta maaf kepada masyarakat Papua Pegunungan… posisi saya digantikan dalam hitungan menit karena komentar publik yang pro Palestina,” ungkap Merince di Instagram Story-nya.

Respons dan Penyesalan Merince

Merince menyampaikan penyesalan mendalam atas keputusan diskualifikasi ini. Ia mengaku telah melalui perjuangan besar dan merasa kecewa karena perjuangannya pupus hanya karena persepsi netizen terhadap keyakinannya.

Warganet terbagi dua: sebagian besar mendukung langkah tegas penyelenggara, sedangkan yang lain menyayangkan bahwa ekspresi keagamaan dipersepsikan secara politis. (*/rnc)

Iklan