Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Kenaikan imbal hasil obligasi dan data ekonomi Amerika yang solid menjadi pemicu derasnya arus keluar modal asing dari negara-negara berkembang, termasuk Indonesia.
Analis memperkirakan bahwa tekanan terhadap rupiah masih bisa berlanjut, terutama jika data-data ekonomi AS terus menunjukkan penguatan dan ekspektasi kenaikan suku bunga tetap tinggi. Situasi ini menuntut perhatian serius dari otoritas moneter dan pelaku pasar domestik.



WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan