Kupang, RakyatNTT.ID – Polemik soal PT Semen Kupang kembali mencuat setelah pemegang saham atau debitur menyebut pabrik semen itu pailit. Namun, Gubernur NTT Melki Laka Lena menegaskan bahwa perusahaan kebanggaan daerah tersebut tidak boleh jatuh ke tangan orang lain.

Usai menutup Tour de Entete di Labuan Bajo, Minggu (21/9), Melki langsung ke Jakarta untuk bertemu pemerintah pusat melalui Danantara. Hasilnya, Danantara siap memfasilitasi langkah penyelamatan agar PT Semen Kupang tetap beroperasi.

“PT Semen Kupang adalah aset strategis daerah yang tidak boleh jatuh ke tangan orang lain. Danantara siap memfasilitasi agar pabrik tetap beroperasi dan bermanfaat bagi ekonomi NTT,” tegas Melki, Selasa (23/9) dilansir dari mediant.com.

Iklan

Pemprov NTT Tidak Setuju PT Semen Kupang Dinyatakan Pailit

Melki menjelaskan, masalah muncul karena pemegang saham menggugat agar PT Semen Kupang dinyatakan pailit. Namun Pemprov NTT menolak keras opsi tersebut.

“Kita tidak setuju PT Semen Kupang dinyatakan pailit. Justru harus diperbaiki agar bisa kembali berproduksi dan menjadi industri unggulan daerah,” ujarnya.

Menurutnya, Pemprov NTT bersama Danantara siap melawan di pengadilan dan menyiapkan strategi hukum untuk memastikan kepemilikan PT Semen Kupang tetap di tangan daerah.

Danantara Siap Dukung dan Modernisasi Teknologi

Danantara sepakat bekerja sama dengan Pemprov NTT untuk membangkitkan kembali PT Semen Kupang dengan teknologi baru agar lebih kompetitif.