Jakarta, RakyatNTT.ID — Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) bersama Peruri resmi memperkenalkan digitalisasi dokumen kelulusan atau ijazah digital.

Sosialisasi yang digelar di kantor Kemendiktisaintek ini diikuti para rektor dan direktur perguruan tinggi negeri maupun swasta se-Indonesia, baik secara luring maupun daring.

Langkah ini menjadi tonggak penting dalam transformasi pendidikan tinggi Indonesia menuju sistem yang lebih aman, efisien, dan terstandardisasi. Beberapa perguruan tinggi yang lebih dahulu menerapkan ijazah digital, seperti Universitas Andalas, Politeknik Negeri Bali, dan Institut Teknologi Bandung, turut berbagi pengalaman implementasi.

Iklan

Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemendiktisaintek, Beny Bandanadjaja, menegaskan pentingnya transisi ke sistem digital. “Kini, mahasiswa hingga perusahaan dapat dengan mudah memeriksa keaslian ijazah secara online melalui sistem PISN yang terintegrasi dengan PDDikti. Proses verifikasi pun bisa dilakukan kapan saja tanpa legalisir manual,” ujarnya.

Sementara itu, Farah Fitria Rahmayanti, Direktur Digital Business Peruri, menekankan keunggulan utama ijazah digital terletak pada jaminan keaslian. “Jaminan keaslian ini memberi rasa aman dan membuktikan bahwa teknologi digital mampu menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat,” jelasnya.