Ende, RakyatNTT.ID – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Melki Laka Lena mengimbau seluruh sekolah di wilayah terdampak gempa bumi agar tetap memastikan keberlangsungan pendidikan selama masa tanggap darurat.

Imbauan tersebut disampaikan sebagai upaya agar anak-anak terdampak bencana tetap mendapatkan hak pendidikan tanpa mengabaikan faktor keselamatan peserta didik maupun tenaga pendidik.

Gubernur menegaskan, sekolah yang bangunannya mengalami kerusakan atau belum dinyatakan aman tidak diperbolehkan memaksakan kegiatan belajar mengajar berlangsung di dalam ruang kelas.

Iklan

Sebagai alternatif, satuan pendidikan dapat memanfaatkan tenda darurat sebagai ruang belajar sementara atau menerapkan metode pembelajaran lain yang disesuaikan dengan kondisi wilayah masing-masing.

“Kepada seluruh satuan pendidikan, keselamatan peserta didik dan tenaga pendidik harus menjadi prioritas utama. Selama masa tanggap darurat, proses pendidikan tetap harus berjalan dengan menyesuaikan kondisi di lapangan,” demikian imbauan Gubernur, Kamis (27/8/2026).

Sekolah Diminta Cari Solusi agar Anak Tetap Belajar

Melki berharap pihak sekolah bersama pemerintah daerah, tenaga pendidik, orang tua, dan seluruh pemangku kepentingan dapat mencari solusi terbaik agar anak-anak tetap memperoleh layanan pendidikan di tengah situasi bencana.