Kupang, RakyatNTT.ID — Dugaan kekerasan terhadap siswa kembali terjadi di lingkungan pendidikan. Seorang siswa kelas V UPTD SD Inpres Kaniti, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), diduga dipukul oleh oknum guru saat proses belajar mengajar, Selasa (18/8/2026).

Akibat kejadian tersebut, siswa yang masih di bawah umur itu dilaporkan mengalami sakit pada bagian kepala. Dugaan kekerasan tersebut diketahui keluarga setelah korban tiba di rumah dan mengeluhkan sakit.

Berdasarkan keterangan keluarga, ibu korban awalnya menanyakan penyebab anaknya mengalami sakit pada bagian kepala. Korban kemudian mengaku telah dipukul oleh oknum guru berinisial YN saat jam belajar sekitar pukul 09.00 WITA, sebelum waktu istirahat pertama.

Iklan

Siswa Mengaku Dipukul Tiga Kali

Ayah korban berinisial JB mengatakan, berdasarkan cerita anaknya, dugaan pemukulan terjadi setelah korban keluar dari ruang kelas untuk membeli jajanan.

Menurut JB, saat itu siswa kelas V sedang mengerjakan soal latihan. Wali kelas kemudian disebut menyampaikan kepada siswa yang telah menyelesaikan tugas untuk keluar membeli jajanan dan membawanya kembali ke kelas.

Namun, setelah korban kembali ke ruang kelas, ia diduga dipukul oleh oknum guru YN sebanyak tiga kali pada bagian kepala.