Kupang, RakyatNTT.ID – Korban meninggal dunia akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026) bertambah menjadi 14 orang.

Berdasarkan pemutakhiran data hingga pukul 12.30 WIB, selain korban meninggal dunia, terdapat dua orang mengalami luka berat dan 11 orang lainnya mengalami luka ringan.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, mengatakan data tersebut masih bersifat sementara karena proses pendataan, verifikasi dan validasi di lapangan masih berlangsung.

Iklan

“Data korban merupakan data sementara dan masih dapat berubah seiring proses verifikasi dan validasi oleh BPBD bersama unsur terkait,” kata Berton.

Berdasarkan data sementara, korban meninggal dunia tersebar di tiga kabupaten. Sebanyak tiga orang meninggal dunia di Kabupaten Sikka, enam orang di Kabupaten Manggarai dan lima orang di Kabupaten Manggarai Timur.

Sementara itu, korban luka dilaporkan berada di Kabupaten Sikka, Kabupaten Nagekeo, Kabupaten Manggarai dan Kabupaten Manggarai Timur.

BNPB memastikan setiap perkembangan data korban akan disampaikan berdasarkan hasil pendataan resmi di lapangan.

Sekitar 2.000 Warga Mengungsi

Gempa M 7,7 NTT tidak hanya menimbulkan korban jiwa, tetapi juga menyebabkan masyarakat di sejumlah wilayah melakukan evakuasi.