BNPB mencatat sekitar lima kepala keluarga terdampak. Selain itu, sekitar 2.000 warga melakukan pengungsian maupun evakuasi secara mandiri.

Sebagian besar warga memilih meninggalkan rumah setelah merasakan guncangan kuat yang berlangsung cukup lama. Evakuasi juga dilakukan setelah adanya peringatan dini tsunami yang dikeluarkan menyusul gempa utama.

Gempa utama berpusat di laut pada koordinat 8,41 Lintang Selatan dan 121,39 Bujur Timur dengan kedalaman 15 kilometer. Lokasi tersebut berada sekitar 38 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo.

Iklan

Guncangan kuat dirasakan selama kurang lebih satu menit di sejumlah wilayah, antara lain Kabupaten Nagekeo, Sikka, Manggarai Barat dan Kota Bima. Getaran gempa juga dirasakan di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan, termasuk Jeneponto, Kepulauan Selayar dan Maros.

Peringatan Tsunami Berakhir

Gempa utama sempat memicu peringatan dini tsunami. Menyikapi kondisi tersebut, BPBD bersama unsur terkait segera mengarahkan masyarakat yang berada di wilayah pesisir untuk melakukan evakuasi ke tempat yang lebih tinggi dan aman.

Namun, berdasarkan hasil observasi tinggi muka laut di wilayah terdampak, tidak ditemukan lagi kenaikan muka air laut signifikan yang membahayakan.