Waingapu, RakyatNTT.ID – Lembaga Kemahasiswaan Universitas Kristen Wira Wacana (Unkriswina) Sumba secara resmi menyatakan sikap tegas terkait dugaan kasus pelecehan seksual yang melibatkan oknum di lingkungan civitas akademika terhadap mahasiswa.

Sebagai wadah representasi resmi mahasiswa, Lembaga Kemahasiswaan Unkriswina Sumba menegaskan tidak akan tinggal diam dan siap mengawal persoalan tersebut hingga tuntas.

Pernyataan sikap itu disampaikan langsung oleh Ketua Senat Mahasiswa Universitas (SMU), Alfan Pindi Amah, bersama Ketua Badan Perwakilan Mahasiswa Universitas (BPMU), Haryono Umbu Hina Kapita.

Iklan

Mahasiswa Kecam Keras Dugaan Pelecehan Seksual

Lembaga Kemahasiswaan secara kolektif mengecam keras segala bentuk tindakan pelecehan seksual di lingkungan kampus.

Mereka menegaskan komitmen moral untuk berdiri bersama korban dengan mengedepankan nilai keadilan, kebenaran, dan perlindungan terhadap hak-hak mahasiswa.

“Sebagai representasi mahasiswa, kami memiliki tanggung jawab moral untuk mengawal setiap persoalan yang berkaitan langsung dengan mahasiswa. Oleh karena itu, Lembaga Kemahasiswaan akan terus hadir, mengawasi, dan memastikan bahwa setiap proses berjalan secara objektif serta sesuai aturan yang berlaku,” ujar Alfan Pindi Amah dan Haryono Umbu Hina Kapita dalam pernyataan bersama mereka.

Desak Polisi Turun Tangan

Meski menghormati proses internal yang sedang berjalan melalui Satgas PPKPT, Lembaga Kemahasiswaan menilai sanksi administratif kampus seperti pemecatan tidak cukup apabila dugaan pelecehan seksual tersebut terbukti benar.