Ende, RakyatNTT.ID – Dugaan penerima bantuan sosial (bansos) tidak tepat sasaran mencuat di Desa Tendarea, Kecamatan Nangapanda, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sejumlah warga mempertanyakan adanya dugaan warga yang tergolong mampu justru masuk dalam daftar penerima bantuan pemerintah, sementara warga kurang mampu tidak mendapatkan intervensi apa pun.

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengaku dirinya yang tergolong kurang mampu tidak pernah menerima bantuan seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Langsung Tunai (BLT), maupun bantuan sosial lainnya.

Iklan

“Sebagai warga kurang mampu, saya tidak pernah dapat bantuan. Tapi ada yang dinilai mampu justru dapat. Bahkan diduga punya hubungan keluarga dengan kepala desa. Di mana keadilannya?” keluhnya.

Dinsos Ende: Akan Dibahas lewat Musyawarah Desa

Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Ende melalui Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin, Selly, menegaskan bahwa bansos diperuntukkan bagi masyarakat fakir miskin atau tidak mampu.

“Terkait dugaan beberapa orang yang dianggap mampu dan juga sebagai perangkat desa masuk dalam daftar penerima bansos, mungkin itu didata saat yang bersangkutan masih tidak mampu. Jika sekarang sudah mampu atau menjadi perangkat desa, nanti akan ada musyawarah desa untuk menentukan apakah masih layak menerima bansos atau tidak,” jelas Selly, Sabtu (28/2/2026).