Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Kupang, RakyatNTT.ID – Postur APBD tingkat kabupaten/kota di NTT telah diketok pada akhir tahun 2025 lalu. Saat ini APBD tahun anggaran 2026 pun mulai dilaksanakan.
Berikut redaksi RakyatNTT.ID membeberkan data ringkas target pendapatan 22 kabupaten/kota di NTT, untuk tahun anggaran 2026 yang telah tercatat di APBD masing-masing kabupaten/kota.
Berdasarkan data Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan RI, total pendapatan dari 22 kabupaten/kota di NTT tahun 2026 ditargetkan sebesar RpRp27,2 triliun. Hingga 21 Februari 2026 baru terealisasi Rp388,45 miliar atau 1,43%.
Dari target Rp27,2 triliun tersebut, sebagian besarnya dating dari dana transfer ke daerah dan dana desa (TKDD) yakni sebesar Rp21,48 triliun. Pendapatan dari PAD hanya sebesar Rp4,9 triliun dan pendapatan lainnya sebesar Rp829,13 miliar.
TTS Mendapat Alokasi TKDD Terbesar
Berdasarkan data DJKP, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) mendapat alokasi TKDD terbesar pada tahun 2025, yakni sebesar Rp1,41 triliun. Dengan besarnya TKDD tersebut, pendapatan Kabupaten TTS ditarget mencapai Rp1,56 triliun.
Sementara TKDD terkecil adalah Kabupaten Sumba Tengah yang hanya mendapat Rp453,60 Miliar. Kabupaten Sumba Tengah pun memiliki APBD dan PAD terkecil di NTT. Total pendapatan Sumba Tengah hanya Rp496,99 Miliar.
Kota Kupang PAD Tertinggi
Dari sektor pendapatan asli daerah (PAD), Kota Kupang menargetkan pendapatan Rp329 Miliar pada tahun 2026. Kenaikan PAD secara signifikan dari tahun-tahun sebelumnya ini akibat adanya kebijakan pemerintah pusat tentang opsen pajak kendaraan bermotor sebesar 66% kepada kabupaten/kota.





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

