Menurutnya, program pengabdian mahasiswa melalui KKN Tematik dapat diarahkan untuk menjawab persoalan strategis yang dihadapi masyarakat di Kabupaten Ngada.

“Terkait pengabdian mahasiswa dalam bentuk KKN Tematik, sangat bisa kita sesuaikan dengan isu strategis dari Pemkab Ngada. Kami meminta agar permasalahan di lapangan dapat disinergikan melalui usulan resmi Pemda, sehingga tema KKN bisa langsung masuk dalam sistem kami,” ujar Prof. Annytha.

Ia menegaskan, penyelarasan tema KKN dengan kebutuhan daerah penting agar kehadiran mahasiswa tidak hanya bersifat seremonial, tetapi mampu memberikan kontribusi nyata terhadap penyelesaian persoalan di masyarakat.

Iklan

Sementara untuk pengabdian dosen, Prof. Annytha mendorong Pemkab Ngada menyampaikan surat resmi kepada Undana.

Melalui mekanisme tersebut, tim akademisi dapat turun langsung ke lapangan untuk melakukan pemetaan persoalan atau belanja masalah bersama pemerintah daerah.

Hasil pemetaan kemudian dapat menjadi dasar dalam menentukan wilayah percontohan atau model pengabdian yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan.

Dorong Pembangunan Daerah Berbasis Riset

Kolaborasi Undana dan Pemkab Ngada juga diarahkan untuk memperkuat pembangunan daerah berbasis data dan hasil riset akademik.