Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Kalabahi, RakyatNTT.ID – Persiapan penyelenggaraan Kejurda Bupati Alor Road Race 2026 terus dimatangkan. Panitia memastikan berbagai kebutuhan administrasi dan teknis telah dipersiapkan, mulai dari perizinan, pemeriksaan lintasan hingga koordinasi dengan para pembalap dari luar Kabupaten Alor.
Ketua Panitia Kejurda Bupati Alor Road Race 2026 sekaligus Ketua IMI Alor, M. Bensolihin S. Enga, ST, mengatakan seluruh persyaratan administratif penyelenggaraan kejuaraan telah dipenuhi.
Panitia telah mengantongi izin penyelenggaraan dari Pengurus Provinsi (Pengprov) Ikatan Motor Indonesia (IMI) Nusa Tenggara Timur serta izin keramaian dari kepolisian.
Selain itu, Polres Alor juga telah melakukan reassessment atau penilaian ulang terhadap lintasan sirkuit yang akan digunakan dalam kejuaraan.
“Persiapan panitia sampai hari ini, secara administrasi semuanya sudah kami lakukan. Mulai dari izin penyelenggaraan dari Pengprov NTT, izin keramaian, hingga Polres juga sudah melakukan reassessment terhadap lintasan sirkuit yang akan digunakan,” jelas Bensolihin.
Pembalap Luar Alor Mulai Diundang
Bensolihin mengatakan panitia juga telah menyampaikan undangan kepada pembalap dari luar Kabupaten Alor untuk ambil bagian dalam Kejurda Bupati Alor Road Race 2026.
Panitia berharap para pembalap yang menggunakan transportasi laut dapat tiba di Alor sesuai jadwal sehingga proses pendaftaran dapat dilakukan di sekretariat panitia.
Pendaftaran peserta direncanakan mulai dibuka pada hari berikutnya. Setelah itu, rangkaian kegiatan akan dilanjutkan dengan technical meeting sebelum memasuki agenda latihan resmi.
Menurut Bensolihin, technical meeting menjadi bagian penting untuk menyepakati berbagai aspek teknis perlombaan, termasuk pembagian kelas dan ketentuan peserta.
Jadi Ajang Seleksi Atlet Menuju PON 2028
Kejurda Bupati Alor Road Race 2026 tidak hanya diarahkan sebagai ajang kompetisi otomotif. Kejuaraan ini juga menjadi bagian dari pembinaan dan seleksi atlet yang diproyeksikan mewakili Provinsi NTT pada PON 2028.
Karena itu, panitia menyiapkan sejumlah kategori perlombaan, mulai dari kelas resmi PON, kelas Open, kelas lokal NTT hingga kelas lokal Alor.
Untuk sementara, panitia merencanakan sekitar lima kelas Open, 10 kelas lokal NTT dan tiga kelas lokal Alor.
Namun, komposisi tersebut masih dapat berubah. Penambahan maupun pengurangan kelas akan diputuskan berdasarkan hasil technical meeting serta pertimbangan dari peserta dan pihak terkait.
“Untuk kelas yang diperlombakan, ada kelas resmi untuk PON, kemudian ada juga kelas tambahan, yakni Open, lokal NTT, dan lokal Alor. Tetapi tidak menutup kemungkinan ada perubahan, baik penambahan maupun pengurangan kelas. Itu akan kita lihat dalam technical meeting nantinya,” ujarnya.
Minimal Tujuh Starter dalam Satu Kelas
Panitia juga menetapkan ketentuan jumlah minimal peserta untuk setiap kelas yang diperlombakan.
Bensolihin menjelaskan, sebuah kelas harus memiliki sedikitnya tujuh starter agar dapat dipertandingkan. Jika jumlah tersebut tidak terpenuhi, kelas yang bersangkutan berpotensi tidak dilombakan.
Ketentuan tersebut menjadi salah satu aspek yang akan dibahas lebih lanjut bersama peserta dalam technical meeting.
Lintasan Masih Menunggu Hasil Reassessment
Untuk lintasan balap, panitia sementara masih merencanakan penggunaan rute sirkuit yang sama seperti penyelenggaraan pada tahun sebelumnya.
Namun, keputusan final belum ditetapkan karena masih menunggu hasil reassessment dan pertimbangan teknis dari pihak terkait.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan lintasan yang digunakan memenuhi aspek keselamatan dan ketentuan penyelenggaraan olahraga otomotif.
Persiapan Kejurda Sudah 80–90 Persen
Secara keseluruhan, Bensolihin menyebut persiapan Kejurda Bupati Alor Road Race 2026 telah mencapai sekitar 80 hingga 90 persen.
Panitia kini fokus menyelesaikan sejumlah persiapan teknis sekaligus memastikan seluruh peserta dan perangkat pertandingan siap mengikuti rangkaian kejuaraan.
Ia berharap seluruh tahapan kegiatan dapat berlangsung lancar dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Kabupaten Alor.
Selain menjadi arena kompetisi dan pembinaan atlet, Kejurda Bupati Alor Road Race 2026 diharapkan menjadi hiburan bagi masyarakat sekaligus ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan minat dan bakat di bidang olahraga balap motor.
Bensolihin menekankan pentingnya menyalurkan minat tersebut melalui kegiatan yang terorganisasi, kompetitif dan tetap mengutamakan keselamatan serta sportivitas. (rnc)






WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan