KUPANG, RakyatNTT.id – Panglima Kodam (Pangdam) Sobe Sonbay, Mayjen TNI Thevi Angandowa Zebua, melepas peserta Tour de EnTeTe 2026 Rute III Etape Pulau Timor dari Gereja Kalvari Oebelo menuju Pantai Lasiana, Jumat (6/11/2026).

Kegiatan yang diikuti ribuan peserta tersebut turut dihadiri Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena, Wakil Gubernur Johni Asadoma, Ketua DPRD NTT Emi Nomleni, Sekda NTT Fransiskus Sales Sodo, Wakil Bupati Kupang Aurum Obe Titu Eki, serta pimpinan lembaga vertikal dan organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemprov NTT.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Melki mengajak seluruh peserta Tour de EnTeTe untuk menjadikan kegiatan olahraga ini sebagai momentum membangun kesadaran bersama dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Iklan

Menurut Melki, Tour de EnTeTe bukan sekadar kegiatan olahraga dan jalan sehat, tetapi juga menjadi sarana menanamkan kepedulian terhadap lingkungan melalui tindakan nyata.

Ia bahkan menyebut peserta yang menunjukkan perilaku positif, seperti memungut sampah di sepanjang rute maupun menampilkan kreativitas saat memimpin yel-yel, berpeluang mendapatkan apresiasi khusus dari panitia.

“Misalnya ada orang pungut sampah. Dia buat atraksi menarik pada saat memimpin yel-yel dan sebagainya. Itu akan dinilai,” kata Melki.

Ia menjelaskan, panitia akan memilih lima peserta terbaik dari seluruh rangkaian kegiatan jalan sehat Tour de EnTeTe yang digelar di berbagai wilayah NTT.

Kelima peserta terpilih tersebut direncanakan mendapatkan hadiah perjalanan religi ke tempat suci sesuai dengan agama masing-masing.

Peserta beragama Katolik berkesempatan memilih perjalanan ke Israel atau Roma, peserta Kristen ke Israel, peserta Islam mendapatkan kesempatan menunaikan ibadah umrah ke Arab Saudi, sedangkan peserta Hindu dapat memilih perjalanan ke India.

“Penilaian ini bukan hanya soal keikutsertaan dalam olahraga, tetapi juga perilaku positif dan kontribusi selama mengikuti kegiatan,” jelasnya.

Melki pun mengingatkan seluruh peserta agar menjadikan kebiasaan menjaga kebersihan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

“Sekali lagi saya ingatkan, buanglah mantan pada tempatnya, dan buanglah sampah pada tempatnya,” ungkap Melki yang disambut tepuk tangan peserta.

Sementara itu, Bupati Kupang Aurum Obe Titu Eki menilai Tour de EnTeTe menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan berbagai potensi unggulan Kabupaten Kupang kepada masyarakat luas.

Menurutnya, Kabupaten Kupang memiliki kekayaan potensi di berbagai sektor, mulai dari pariwisata, budaya, pertanian, peternakan, perikanan hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Melalui kegiatan ini kami berharap potensi daerah semakin dikenal luas serta membuka peluang kerja sama dan investasi bagi kemajuan Kabupaten Kupang,” ujarnya.

Ketua Panitia Tour de EnTeTe 2026, Johny Ataupah, dalam laporannya menyampaikan bahwa jumlah peserta Rute III Etape Pulau Timor diperkirakan mencapai 6.000 orang.

Peserta berasal dari berbagai unsur, termasuk perangkat daerah Pemerintah Provinsi NTT, pemerintah kabupaten/kota, serta pelajar tingkat SMA yang dilibatkan melalui Dinas Pendidikan.

Johny optimistis target tersebut dapat tercapai berkat dukungan berbagai pihak, baik pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten/kota.

“Saya percaya karena seluruh perangkat daerah provinsi hadir, dan ibu bupati juga menghadirkan dari kabupaten/kota. Kepala dinas pendidikan menghadirkan anak-anak SMA. Jadi, jumlah 6.000 itu kita percaya dan kita yakin,” ujarnya.

Untuk diketahui, Tour de EnTeTe 2026 merupakan bagian dari rangkaian kegiatan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68 Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Kegiatan ini mengintegrasikan olahraga, promosi pariwisata, pengembangan UMKM, serta upaya mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Provinsi NTT berharap semangat hidup sehat, kepedulian terhadap lingkungan, dan promosi potensi daerah dapat berjalan beriringan. (rnc)